Makna Yohanes 15:13 dalam Film Spider-Man: No Way Home
(Analisis Hermeneutika Kecurigaan)
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna Yohanes 15:13 dalam film Spider-Man: No Way Home dengan menggunakan perspektif hermeneutika kecurigaan. Yohanes 15:13 menegaskan bahwa kasih yang terbesar adalah kesediaan seseorang untuk memberikan nyawanya bagi sahabat-sahabatnya, yang dalam konteks Injil Yohanes dipahami sebagai bentuk kasih pengorbanan yang berpola pada teladan Yesus Kristus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi dan studi literatur terhadap teks Alkitab, sumber teologi, serta film sebagai objek kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pengorbanan dalam Yohanes 15:13 dapat ditemukan secara simbolis dalam tindakan tiga tokoh Peter Parker dari semesta yang berbeda dalam film tersebut. Masing-masing tokoh memperlihatkan bentuk pengorbanan yang berbeda, baik secara fisik, moral, maupun emosional, yang mencerminkan sikap kasih yang rela berkorban demi kebaikan orang lain. Secara khusus, pengorbanan Peter Parker versi MCU yang memilih untuk dilupakan oleh semua orang demi menyelamatkan dunia menggambarkan bentuk kasih tanpa pamrih yang sejalan dengan konsep kasih agape. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa pesan teologis tentang kasih dan pengorbanan dalam Yohanes 15:13 tetap relevan dan dapat direfleksikan melalui media budaya populer seperti film.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).